Panitia Kajian Islam Bintaro
Iman and Ilmu is number uno..

Tanya Jawab: Mandi/Wudhu dengan Air Hangat

Pertanyaan:

Bismillah. Kepada Al-Ustadz abu Muhammad Dzulqarnain, yang semoga Allah Ta’ala senantiasa menjagamu diatas manhaj Salaf yang penuh barokah ini, ada beberapa hal yang ingin ana tanyakan :
1. Bolehkah mandi jenabah dengan air hangat/ agak panas karena diwaktu subuh air terasa lebih dingin ?
2. Apakah kita mengawali dengan membaca bismillah pada bacaan surah surah pendek di dalam sholat?
3. Jika kita masbuk dalam sholat, apakah kita turut duduk sebagaimana cara imam duduk pada tahiyat terakhir sebelum salam ?
4. Ana sering melihat teman2 ikhwah setelah sholat wajib dzuhur tidak sholat rawatib, kenapa ? bukan kah itu baik?
5. Ana juga melihat mayoritas teman2 ikhwah sehabis sholat wajib, mereka berdoa tidak dengan mengangkat tangan, padahal sepengetahuan ana ada hadist yg membolehkan berdoa dengan cara mengangkat tangan, ???
6. ana pernah mendengar pada saat ikomah pada sholat berjamaah, kalimat qadokomatissolah diucapkan dengan satu kali saja , apa ini benar, karena ana pernah membaca bahwa iqomah itu satu satu ??

Mohon maaf pertanyaan ana banyak sekali?

jazakallah khaira

Jawaban:

Bismillah,
1. Tidak mengapa berwudhu atau mandi dengan air hangat. Dan telah syah dari sejumlah shohabat mereka melakukannya.
2. Kalau membaca dari awal surah maka diawali dengan basmalah. Kalau pertengahan surah maka tidak perlu membaca basmalah. Karena basmalah adalah pembuka atau pemisah antara surah.
3. Anda duduk dengan duduk iftirasy. Pertanyaan ini telah berlalu jawabannya. Mungkin ikhwah bisa membantu memberi link jawabannya.
4. Beramallah dengan tuntunan yang disyari’at. Dan mempedulikan orang-orang yang tidak mengamalkannya.
5. Ana kira mereka bukan berdoa dengan tidak mengangkat tangan, tapi sama sekali tidak berdoa. Karena tidak ada tuntunan berdoa setelah sholat menurut Imam Empat. Berdoalah pada tempat mustajabah seperti antara adzan dan iqamah, ketika sujud, setelah tasyahhud dan shalawat (sebelum salam), dan selainnya.
6. Membaca lafazh iqamah memang satu satu (ganjil) kecuali yang diperkecualikan oleh dalil. Dan dalil menunjukkan bahwa qadqamatishsholah dibaca dua kali.

Wallahu A’lam.

No Responses to “Tanya Jawab: Mandi/Wudhu dengan Air Hangat”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: