Panitia Kajian Islam Bintaro
Iman and Ilmu is number uno..

Tanya Jawab: Mengolok-Olok Agama

Pertanyaan:
Bismillah…
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Ustadz ana pernah dengar bahwa tidak ada udzur untuk seorang yang mengolok-olok salah satu dari syiar Islam dan di hukumi kafir setelah beriman…bagaimana seandainya ada seorang Islam yang mungkin dia tahu apa akibatnya mengolok-olok salah satu dari syiar Islam tetapi karena dalam kondisi bermaksiat ke pada Allah (pengaruh alkohol) antara sadar dan tidak dia berucap yang dengan dalih bercanda “dosa itu nggak ada bentuknya ngapain takut ntarkan bisa tobat” , “sekarang neraka pake AC nggak panas lagi” beberapa saat kemudian dia sadar bahwa apa yang di ucapkannya mengandung resiko yang sangat besar bagi dirinya dan mengucapkan tobatnya…. .pertanyaannya
Apakah tobatnya dia bisa di terima atau tetap tidak ada udzur bagi dia….
Mohon nasehatnya Ustadz untuk orang yang masih saja berkubang dalam kemaksiatan. …dalam kondisi dia suka menghadiri ta’lim tapi sepertinya dia susah untuk istiqamah hingga kadang berputus asa…dan terbersit di fikirannya bahwa Allah memang menciptakan dia untuk menjadi pelaku maksiat jadi buat apa tobat…..
Barakallahufik. ……Jazakallah u khairan…..

Jawaban:
Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Al-Akh Ahmad Faishol -waffaqahullah- jawaban pertanyaan anda sebagai berikut,

Pertama, Orang bertaubat dari dosanya -kufur maupun maksiat- adalah diterima dan tidak hal yang bisa menghalanginya dari taubat sepanjang terpenuhi padanya syarat-syarat Taubat. Syarat-syarat Taubat adalah Ikhlash dalam taubat, meniggalkan dosanya, menyesalinya, berniat dengan sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya dan sepanjang matahari belum terbit dari barat dan nyawa belum sampai tenggorokan.

Dua, Kalimat tidak udzur pada perbuatan maupun amalan kufur adalah vonis terhadap pelakunya. Tapi siapa yang ingin bertaubat darinya maka tidak hal yang menghalanginya dari taubat.

Tiga, Seorang hamba hendaknya takut terhadap dosa dan juga berharap rahmat Allah. Putus asa bukanlah sifat orang-orang beruntung. Berusahalah untuk istiqamah, perbanyak ibadah kepada-Nya, tinggalkan segala sebab yang bisa mengantar kepada dosa dan banyaklah berdoa kepada Allah agar diberi istiqomah dan dihindarkan dari segala dosa. Wallahu A’lam.

No Responses to “Tanya Jawab: Mengolok-Olok Agama”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: