Tanya Jawab: Matahari mengelilingi Bumi?

Pertanyaan:
Assalaamu’alaikum Ustadz,
Baru-baru ini saya mendapat artikel dr seorang teman (Dr Syaikh Muhammad bin shalih Al-Utsaimin, semoga Allah merahmati beliau) tentang bahwa mataharilah yang berputar mengelilingi bumi.. Adapun dalil2 yang digunakan adalah QS Al-Baqoroh : 258, QS Al-An’am : 78, QS Al-Kahfi : 17, QS Al-Anbiya : 33, QS Al-A’raf : 54, QS Az-Zumar : 5, QS Asy Syams : 1-2, QS Yaasiin : 37-40, dan juga HR. Bukhari no. 3199; Muslim no. 159
Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Abu Dzar r.a dan matahari telah terbenam. Artinya:”Apakah kamu tahu kemana matahari itu pergi?” Dia (Abu Dzar) menjawab:’Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu’. Beliau bersabda:”Sesungguhn ya dia pergi lalu bersujud di bawah Arsy, kemudian minta izin lalu diizinkan baginya, hampir-hampir dia minta izin lalu dia tidak diizinkan. Kemudian dikatakan kepadanya; Kembalilah dari arah kamu datang, lalu dia terbit dari arah barat (tempat terbenamnya)
Mohon pencerahannya ustadz, hati saya benar2 gundah karenanya. Saya harap ustadz berkehendak menjawab hal ini. Sungguh bila memang benar itu adanya insya Allah saya yakin 100%.
Terima kasih sebelum dan sesudahnya. Jazakallaahu Khairan Katsiron
Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

Jawaban oleh ustadz Dzulqarnain: Read the rest of this entry »

Tragedi Ini Merupakan Pertanda Datangnya Kebaikan bagi Kaum Muslimin

Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh (Mufti Saudi Arabia)

Bahwa pada kisah Nabi Musa Alaihissalaam dengan Fir’aun terdapat banyak pelajaran yang ajaib, yang menjelaskan kepada setiap penyeru ke jalan Allah, bahwa bagaimanapun kejahatan dilancarkan tipu daya dan persekongkolannya dan bagaimanapun berkuasanya kejahatan, seorang muslim tetap mengupayakan dakwah ke jalan Allah dengan penuh keyakinan dan harapan bahwa Allah akan membela agama-Nya dan menampakkan kalimat-Nya. Dan bagaimanapun dahsyatnya kejahatan sesungguhnya yang demikian itu tidak membuat surut seorang muslim dari jalan kebenaran dan berdakwah ke jalan-Nya.

Dan pada kisah ini juga terdapat penghibur bagi seorang mu’min bahwa Allah akan memenangkan agama-Nya dan menampakkan kalimat-Nya dan bahwa pada yang demikian ini benar-benar terdapat peringatan kepada pihak-pihak yang berlarut-larut di dalam kesesatan mereka dan kesewenang-wenangan mereka, hendaknya segera mereka sadar sebelum tidak ada lagi kesempatan. Dan bahwa siapa saja yang berjalan di atas garis Fir’aun yan terlaknat –yang kufur kepada Allah dan membunuhi para wali-Nya-, maka jalannya adalah jalan Fir’aun. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman tentang Fir’aun:

“Sesungguhnya Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka.Sesungguhnya Fir’aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan”. (Qs. Al Qashash: 4) Read the rest of this entry »

Kemungkaran Peringatan Maulid Nabi

Oleh: Asy Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu
Peringatan maulid yang banyak diselenggarakan, tidaklah pernah kosong dari kemungkaran, bidah dan pelanggaran terhadap syariat Islam. Peringatan ini tidak pernah diselenggarakan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, juga tidak oleh para sahabat, tabi’in dan imam yang empat, serta orang-orang yang hidup di masa generasi terbaik serta tidak ada dalil syariat tentang penyelenggaraan acara ini.