Biografi Imam Bukhari

Buta di masa kecilnya.
Keliling dunia mencari ilmu.
Menghafal ratusan ribu hadits.
Karyanya menjadi rujukan utama setelah Al Qur’an.

Lahir di Bukhara pada bulan Syawal tahun 194 H. Dipanggil dengan Abu Abdillah. Nama lengkap beliau Muhammmad bin Islmail bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari Al Ju’fi. Beliau digelari Al Imam Al Hafizh, dan lebih dikenal dengan sebutan Al Imam Al Bukhari.

Buyut beliau, Al Mughirah, semula beragama Majusi (Zoroaster), kemudian masuk Islam lewat perantaraan gubernur Bukhara yang bernama Al Yaman Al Ju’fi. Sedang ayah beliau, Ismail bin Al Mughirah, seorang tokoh yang tekun dan ulet dalam menuntut ilmu, sempat mendengar ketenaran Al Imam Malik bin Anas dalam bidang keilmuan, pernah berjumpa dengan Hammad bin Zaid, dan pernah berjabatan tangan dengan Abdullah bin Al Mubarak. Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (8 -Habis-)

Posted by Abdurrahman Sarijan on 17 – February – 2008

bismalh.gif

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Kedelapan –habis-)

Sikap Para Syaikh Shufi Terhadap Tauhid

Suatu ketika saya menemui seorang syaikh besar yang memiliki banyak murid dan pengikut. Dia adalah seorang khotib dan imam masjid besar. Saya mulai bercakap-cakap dengannya tentang do’a, bahwa do’a itu adalah ibadah yang tidak boleh dimohonkan kecuali hanya kepada Allah semata. Saya memperkuat argument saya dengan dalil dari Al-Qur’an, yaitu firman Allah Azza wa Jalla:

{قُلِ ادْعُواْ الَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِهِ فَلاَ يَمْلِكُونَ كَشْفَ الضُّرِّ عَنكُمْ وَلاَ تَحْوِيلاً. أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورًا} (56-57) سورة الإسراء

“Katakanlah: “Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti” (QS. Al-Isro: 56-57).

Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (7)

Posted by Abdurrahman Sarijan on 15 – February – 2008

bismalh.gif

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Ketujuh)

Arti Wahhabi

Musuh-musuh Tauhid menyebut orang-orang yang berjalan di atas Tauhid sebagai seorang wahhabi yang menisbahkan kepada Muhammad bin Abdil Wahhab. Seandainya mereka mau jujur, seharusnya mereka menyebut Muhammadiy karena dinisbahjannya kepada nama Muhammad bin Abdil Wahhab. Tetapi itulah kehendak Allah Azza wa Jalla, mereka menisbahkannya kepada Al-Wahhab ( الوهاب ) yang merupakan salah satu diantara nama-nama Allah Yang Agung, yang berarti Yang Maha Memberi.

Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (6)

Posted by Abdurrahman Sarijan on 10 – February – 2008

bismalh.gif

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Keenam)

Mendapat Petunjuk Ke Jalan Tauhid

Saya membaca hadits Ibn Abbas radhiallahu ‘anhu dihadapan Syaikh yang mengajariku, yaitu sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam:

إذا سألت فاسأل الله, و إذا استعنت فاستعين بالله ( رواه الترمذي )

“Apabila engkau memohon, maka mohonlah kepada Allah dan apabila engkau meminta pertolongan mintalah kepada Allah” (HR. At-Tirmidzi. Ia berkata hadits Hasan Shahih).

Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (5)

Posted by Abdurrahman Sarijan on 7 – February – 2008

bismalh.gif

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Kelima)

Pelajaran Aneh Dari Seorang Syaikh Shufi

Suatu ketika, saya pergi bersama salah seorang Syaikh untuk mengikuti pelajaran di salah satu masjid. Di sana, orang-orang sudah berkumpul, baik guru-guru maupun para syaikh.

Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (4)

Posted by Abdurrahman Sarijan on 5 – February – 2008

bismalh.gif

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Keempat)

Tarekat Mauliyyah

Di daerah saya terdapat kelompok lain yang terkenal dengan nama Tarekat Mauliyyah. Mereka bermarkas di masjid besar, tempat dimana sholat wajib didirikan. Di sana terdapat banyak kuburan yang ditutup dengan kain kelambu. Nisannya dihiasi dengan batu-batu marmer yang indah dan tinggi. Di atasnya tertulis ayat-ayat Al-Qur’an, nama orang yang sudah meninggal itu dan bait-bait syair. Kelompok ini menghadiri perayaan setiap hari Jum’at atau pada acara-acara tertentu dengan memakai topi yang panjang terbuat dari kulit berwarna abu-abu dan beberapa alat-alat musik yang mereka gunakan ketika berdzikir dapat didengarkan dari kejauhan. Saya melihat salah seorang dari mereka duduk di tengah lingkaran, kemudian berputar-putar sendirian di tempat itu, dilakukan berkali-kali dan tidak beranjak dari tempatnya. Mereka menundukkan kepala ketika memohon pertolongan kepada Syaikh mereka, Jalaluddin Ar-Rumi atau yang lainnya.

Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (3)

Ditulis oleh Abdurrahman Sarijan di/pada 25 – Desember – 2007

bismalh.gif

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Ketiga)


Pindah Ke Tarekat Syadzaliyyah

Saya mengenal Syaikh dari tarekat Syadzaliyyah yang memiliki penampilan dan akhlaq yang baik. Terkadang ia dating berkunjung ke rumahku dan terkadang saya yang berkunjung kerumahnya. Saya kagum dengan kelembutan ucapan dan perkataannya serta ketawadhuan dan kedermawanannya. Saya meminta kepadanya wirid-wirid tarekat Syadzaliyya, lalu ia memberiku wirid-wirid khusus tarekat ini.

Read the rest of this entry »

Syaikh Muhammad bin Muhammad Dhiya`I (1940-1994.M)

Ia lahir di desa Hud tahun 1940. Belajar sekolah dasar dalam ilmu syari`ah Islam pada Syaikh Ahmad Faqihi, Mufti Ahlus Sunnah. Setelah ia menamatkan ilmu syari`ah pada Madrasah Sulthan Ulama di kota Lanja, ia pindah ke Madinah Munawarah untuk meneruskan ke Fakultas Syari`ah Universitas Islam Madinah dan tamat pada tahun 1970. Secara luas ia dipandang sebagai murid kesayangan Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Mufti Kerajaan Arab Saudi Arabia.

Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (2)

Ditulis oleh Abdurrahman Sarijan di/pada 25 – Nopember – 2007

bismalh.gif

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Kedua)

Mengikuti Tarekat Naksabandiyyah

Sejak kecil saya selalu mengikuti pelajaran dan halaqoh dzikir di masjid. Suatu ketika, pemimpin tarekat Naksabandiyyah melihatku, lalu ia mengajakku ke pojok masjid dan memberiku wirid-wirid tarekat Naksabandiyyah. Namun, karena usiaku yang masih belia, saya belum mampu membaca wirid-wirid itu sesuai dengan petunjuknya, tetapi saya tetap mengikuti pelejaran mereka bersama teman-teman saya dari pojokan masjid.

Read the rest of this entry »

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid

Ditulis oleh Abdurrahman Sarijan di/pada 23 – Oktober – 2007

بسم الله الرحمن الرحيم

BAGAIMANA AKU MENCAPAI JALAN TAUHID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Pertama)


Pengantar:

Segala puji bagi Allah, Rabb alam semesta. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi akhir zaman, keluarganya, serta para sahabatnya sampai hari akhir.

Read the rest of this entry »