Bismillah,Assalamua laikum warahmatullah wabarokatuh. .
Ustadz dzulqarnain yang saya hormati,
Mohon penjelasan tentang dalil-dalil yang menunjukkan bahwa bacaan tahiyat awwal
hanya sampai pada 2 kalimat syahadat/syahadatai n.
Jazakallahu khairan katsir
Min Ayyub Bin Mahfudz Almalanji
JAWABAN USTADZ
Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh
Dimaklumi bahwa doa tasyahhud diajarkan oleh Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam kepada para shohabat seperti beliau mengajarkan Al-Qur`an. Dan hadits-hadits yang menjelaskannya tidak terdapat keterangan membaca sholawat setelahnya. Maka andaikata disyariatkan membaca sholawat dalam tasyahhud awal maka Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam pasti mengajarkannya kepada para shahabat berbarengan dengan pengajaran tasyahhud itu.
Karena itu Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa sunnah di tasyahhud awal diperingkas. (Baca Zadul Ma’ad).
Tidak membaca sholawat di tasyahhud awal juga dikuatkan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin, Syaikh Muqbil, Syaikh Sholih Al-Fauzan, Syaikh Ahmad An-Najmi, Syaikh Abdul Muhsin Al-’Abbad dan selainnya.
Ini pendapat terkuat dalam masalah ini.
Namun kami juga ingatkan bahwa ada sebagian ulama yang membolehkan membaca sholawat di tasyahhud awal, seperti syaikh Ibnu Baz, Syaikh Al-Albany dan selainnya.
Wallahu A’lam